Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Kabupaten Dharmasraya
humas | Sabtu, November 22, 2025 - 15:21
Bawaslu Kabupaten Dharmasraya bersama Bawaslu Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran serta publik dalam pengawasan kepemiluan. Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Dharmasraya berkolaborasi dengan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat untuk membangun ekosistem pengawasan pemilu yang lebih inklusif dan berkelanjutan yang bertempat di kantor Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (22/11).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat (P2H) Bawaslu Sumatera Barat, Muhamad Khadafi, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumatera Barat, Rinaldi Aulia, Kabag Pengawasan Bawaslu Sumatera Barat, Fadhlul Hanif, beserta jajaran staf Bawaslu Sumbar yang memberikan penguatan materi serta pendampingan teknis selama pelaksanaan.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan se-Kabupaten Dharmasraya. Keberagaman latar belakang organisasi mahasiswa ini menjadi nilai penting dalam membangun jaringan pengawas pemilu berbasis partisipasi publik yang lebih luas dan representatif.
Melalui pendidikan ini, para mahasiswa dibekali pengetahuan mengenai isu-isu strategis pemilu, peran masyarakat dalam pencegahan pelanggaran, serta teknik dasar pengawasan yang dapat diterapkan dalam konteks sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Pimpinan Bawaslu Sumatera Barat menegaskan bahwa pendidikan pengawas partisipatif bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya nyata untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara penyelenggara pemilu dan generasi muda.
Kehadiran Bawaslu Sumbar memberikan penguatan penting, terutama terkait strategi membangun ekosistem pengawasan yang mampu melibatkan publik secara aktif, terstruktur, dan berbasis nilai-nilai integritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Dharmasraya berharap akan lahir lebih banyak mitra strategis di kalangan mahasiswa yang dapat menjadi motor penggerak pengawasan pemilu partisipatif di kabupaten dharmasraya.