Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Dharmasraya secara resmi menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026

dhdfnfcn

Dharmasraya, BAWASLU DHARMASRAYA  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya secara resmi menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Senin (13/7/2026). Kegiatan yang bertempat di kantor Bawaslu Kabupaten Dharmasraya ini mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat".

​Kegiatan ini merupakan langkah strategis Bawaslu untuk mentransformasi peran masyarakat, dari sekadar pemilih menjadi mitra aktif dalam pengawasan proses pemilu. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Bawaslu bertekad menciptakan ekosistem pengawasan yang kuat, transparan, dan partisipatif.

​

​Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Dharmasraya. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bawaslu dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan hak suara masyarakat terlindungi dari berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

​Hadir melalui via daring, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Dalam arahannya, Muhammad Khadafi menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah "nyawa" dari pengawasan pemilu.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Bawaslu Kabupaten Dharmasraya dalam melakukan upaya pencegahan (preventif) secara masif. Dengan membumikan nilai-nilai pengawasan partisipatif, Bawaslu berharap masyarakat dapat menjadi benteng terdepan dalam menjaga marwah demokrasi, sehingga Pemilu 2029 mendatang tidak hanya sekadar prosedur pergantian kepemimpinan, melainkan perhelatan politik yang bersih dan bermartabat bagi seluruh rakyat.